Skip to content

Memuat...

Story

Sejarah YKKI Peduli: Perjalanan Membangun Harapan Sejak 2016

Editor User 500 dilihat

Dari misi edukasi sederhana hingga menjadi gerakan holistik yang menyentuh ribuan keluarga penderita kanker di seluruh Indonesia. Inilah kisah perjalanan YKKI Peduli dalam memberikan harapan dan dukungan nyata.

Yayasan Kesehatan Kanker Indonesia (YKKI) berdiri pada tahun 2016 dengan misi awal yang sederhana namun mulia: melakukan edukasi tentang kanker kepada masyarakat. Namun, perjalanan selama bertahun-tahun membuka mata kami pada realita yang lebih dalam dan kompleks.

Realita yang Ditemui

Kanker tidak memandang status ekonomi. Dari berbagai latar belakang, banyak penderita kanker yang membutuhkan dukungan yang lebih dari sekadar informasi. Meskipun pemerintah telah menyediakan fasilitas BPJS Kesehatan, tantangan nyata muncul ketika pasien tiba di rumah sakit.

Rata-rata pasien datang dalam kondisi stadium lanjut, membutuhkan pengobatan intensif selama 6 bulan atau lebih. Masalah baru muncul: bagaimana keluarga pasien bertahan hidup selama masa pengobatan?

Tidak semua daerah memiliki rumah sakit rujukan kanker, sehingga keluarga harus meninggalkan rumah, pekerjaan, dan kehidupan mereka untuk menemani pasien. Biaya operasional selama pengobatan menjadi beban yang sangat berat bagi banyak keluarga.

Langkah Konkret: Rumah Singgah

Pada tahun 2022, kami mewujudkan solusi konkret dengan mendirikan Rumah Singgah di Kota Makassar. Sebuah tempat yang tidak hanya memberikan tempat tinggal, tetapi juga harapan dan dukungan bagi pasien dan keluarganya.

Rumah Singgah menyediakan:

  • Tempat tinggal nyaman untuk pasien beserta keluarga selama menjalani pengobatan
  • Nutrisi lengkap 3x sehari yang disiapkan khusus untuk mendukung proses penyembuhan
  • Transportasi gratis untuk pergi dan pulang dari rumah sakit

Pembelajaran yang Berharga

Setiap hari di rumah singgah mengajarkan kami banyak hal. Dari pengalaman ini, kami menemukan tiga area penting yang perlu dikembangkan:

  1. Memperluas Kapasitas: Realita menunjukkan bahwa daftar tunggu mencapai 8x lipat dari kapasitas yang tersedia. Ini mendorong kami untuk berkomitmen membangun rumah singgah dengan minimal 50 kamar agar lebih banyak keluarga yang bisa terbantu.
  2. Mengisi Waktu dengan Kegiatan Positif: Pasien menjalani kemoterapi setiap 21 hari sekali. Di antara jadwal tersebut, mereka menghabiskan waktu di rumah singgah. Kami menyadari pentingnya kegiatan yang menunjang kesembuhan dan memberikan semangat baru.
  3. Dukungan Spiritual & Emosional: Kanker tidak hanya menyerang fisik, tetapi juga mental dan emosional. Pasien sering mengalami ketakutan, stress, dan ketidakstabilan emosi. Oleh karena itu, kami menyediakan terapi jiwa dan spiritual untuk memberikan ketenangan dan kekuatan batin.

Visi ke Depan: YKKI Peduli

Berdasarkan pembelajaran dari rumah singgah, kami mengembangkan program YKKI Peduli yang lebih komprehensif. Kami berkomitmen mendirikan Masjid Peduli Kanker dan Asrama Kanker di setiap rumah sakit rujukan kanker di seluruh Indonesia.

Gerakan YKKI Peduli tidak hanya fokus pada penderita kanker, tetapi juga pada keluarga yang terkena dampak. Kami percaya bahwa dukungan holistik akan membawa perubahan yang lebih berarti.

Melalui gerakan ini, kami berharap tidak hanya tingkat kesembuhan pasien kanker yang meningkat, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendidikan keluarga pasien.

"Karena setiap keluarga berhak mendapatkan harapan dan kesempatan untuk masa depan yang lebih baik"